managemen duit

Pastinya semua orang pernah pegang duit donk? Dari anak kecil sampe ke orang tua semuanya pernah pegang. Dan kini semua aktivitas kita berhubungan dengan duit, tanpa adanya duit kita serasa terkucilkan dari dunia. Sampai WC saja sekarang harus bayar.

Dimanapun kita berada duit yang pegang kendali, tak peduli itu orang tua atau masih muda yang penting yang berduit lah yang dihormati. Tentunya impian semua orang memiliki duit berlimpah yang tak habis-habis walaupun dipakai seperti dongeng saat kita kecil.

Bagi anak muda apa lagi yang baru dapet gajian pertamanya megang duit segepok yang sebelomnya belum pernah pastinya gatel pingin dibeliin ini dan itu, sama seperti saya pada awalnya, mulai dari HP baru, baju, celana, dan bahkan yang tidak penting masuk dalam daftar belanja, kalau kata orang tua tuh lapar mata.

Tapi memang yang namanya lapar mata itu sulit sekali disembuhkan bahkan tidak ada obatnya. Salah satu cara menghindarinya adalah kedewasaan. Dewasa di sini bukan berati orang yang sudah tua (berumur) bisa memanage uangnya lebih baik dari yang muda. Dewasa di sini berarti pikirannya luas, tidak lagi seperti anak kecil yang bila ingin permen maka detik itu juga permen tersebut harus masuk ke dalam mulutnya.

Bila kita lihat lagi buku ekonomi kita saat SMP lalu, terdapat rumus mengenai tabungan yaitu Tabungan = Pendapatan – Hutang. Mungkin pada saat rumus tersebut di tulis tingkat ekonomi tidak sesulit sekarang dan pekerjaan pun masih sangat mudah di dapat. Pada saat sekarang menurut saya tidak pantas lagi digunakan karena bila kita anggap hutang itu adalah pemakaian sehari-hari bisa di bayangkan bila pemakaian kita hampir sama dengan pendapatan maka tabungan kita nihil.

Pada saat sekarang yang paling ideal menurut saya adalah Pemakaian = Pendapatan – Tabungan. Mengapa demikian? Dengan rumus ini kita dipaksa untuk menjadi lebih dewasa dengan cara menentukan pengeluaran. Bila memang pengeluaran itu perlu seperti untuk beli bensin, uang makan, dll maka hal tersebut dimasukan dalam daftar belanja kita. Dengan cara ini kita dapat meminimalisir adanya pembelian yang tidak perlu.

Cara di atas saya dapatkan bukan dari buku ataupun kata-kata emas pa Mario Teguh. Tapi saya dapatkan melalui pengalaman dan semedi di WC.

Sekian ilmu dari saya semoga bermanfaat.

Advertisements

3 thoughts on “managemen duit

  1. I was very happy to search out this web-site.I needed to thanks in your time for this excellent read!! I definitely enjoying every little bit of it and I’ve you bookmarked to take a look at new stuff you weblog post.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s