Ide Gila

Tiba-tiba saja muncul pemikiran ketika saya sedang ‘bersemedi’ (buang haj*t) tentang bagaimana mengurus sebuah kota atau desa atau lingkungan. Entah ini merupakan pemikiran asli saya atau memang sudah ada yang memikirkannya terlebih dahulu.

Dari pada penasaran baca intro ga jelas dan mungkin abstrak mending langsung baca aja nih:

Pemikiran saya ini bermula dari sebuah desa kumuh/tertinggal tapi setidaknya listrik sudah masuk desa. Kehidupan di desa ini terbilang kurang, kurang di sini bukan berati tanahnya tidak subur atau semua warganya sangat berkekurangan. Maksud dari ‘kurang’ saya adalah pekerjaan rata-rata warga di sini hanyalah petani baik ladang maupun sawah, peternak dan pemancing ikan sungai. Tidak ada pekerjaan kantoran jadi bisa dibayangkan bila penghasilan sehari hanya untuk sehari mungkin bisa menyisihkan sedikit.

Yang jadi pemikiran saya adalah bagaimana menunjang kehidupan mereka seperti petani di desa seperti gambaran saya pastinya membajak secara manual mungkin ada beberapa yang menggunakan kerbau. Bagaimana bila petani tersebut menggunakan traktor otomatis (menggunakan mesin)? Pastinya hasil lahan mereka lebih baik.

Juga untuk peternak, mungkin hasil ternaknya tidak seberapa karena indukannya tidak baik atau mungkin jumlahnya sedikit.

Inti dari pemikiran saya yang selintas ini adalah program bagi si kepala desa. Si kepala desa mewajibkan semua warganya untuk ‘menyetor’ sebesar 500 rupiah perhari per kepala dihitung dari yang sudah berusia 10 tahun ke atas. Bila dalam satu keluarga terdiri dari 4 orang, ayah, ibu, anak pertama berumur 11 tahun dan anak kedua berumur 5 tahun maka kewajiban keluarga tersebut sebesar 1500 Rupiah.

Kecil memang, bila dikalikan 1 bulan saja baru 45 ribu Rupiah. Tapi bila kita lihat dari sudut pandang berbeda yaitu kuantitas warga (jumlah) hasilnya akan sangat berbeda.

Anggap saja bila warga desa tersebut sebanyak 300 orang (termasuk anak berumur di atas 10 tahun), per hari desa tersebut dapat mengumpulkan sebesar 450 ribu Rupiah dan dalam sebulan sebesar 13 juta 500 ribu Rupiah.

Tentunya dengan uang sebesar itu belum cukup untuk membeli satu unit traktor, tapi dengan uang sebesar itu kita dapat membuat tempat pelayanan masyarakat seperti post kamling, MCK umum yang bersih dan lengkap, sumbangan ke sekolah terdekat berupa bangku dan kursi atau mungkin pelayanan masyarakat lainnya yang sifatnya perlu namun desa tersebut belum memiliki.

Dalam bulan kedua ditambah dengan sisa dari bulan sebelumnya sebuah unit traktor tangan sudah dapat terbeli. Pembelian yang sifatnya menunjang warga ini dilakukan secara bergiliran dihitung dari mana yang lebih realistis untuk dilaksanakan.

Dan pada bulan berikutnya mungkin dapat menunjang para peternak atau nelayan atau mungkin petani kembali. Dan sirkulasinya berlangsung seperti itu sepanjang tahun.

Dalam setahun desa tersebut telah mengumpulkan sebanyak 162 juta Rupiah untuk menunjang warganya. Tentunya warga yang telah ditunjang dan telah menghasilkan keuntungan lebih wajib untuk menambah iuran perharinya.

Saya yakin bila ide ini di laksanakan dengan benar tanpa adanya korupsi atau semacamnya warga desa tersebut akan lebih baik kondisi ekonominya.

Dan kedepannya saya berpikiran untuk membuat sebuah koperasi desa dimana semua hasil warga di kumpulkan di satu tempat kemudian di pack dengan baik dan dijual ke kota, desa ini telah menjadi desa mandiri dimana tidak lagi membutuhkan subsidi atau semacamnya dan pastinya menurunkan tingkat transmigrasi karena kehidupan di desa sudah maju.

Yah kira-kira seperti itu hasil ‘meditasi’ saya, sebuah ide untuk kehidupan yang lebih baik.

Advertisements

One thought on “Ide Gila

  1. Wow! This can be one particular of the most helpful blogs We’ve ever arrive across on this subject. Actually Magnificent. I am also an expert in this topic therefore I can understand your effort.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s