Perang Dunia 3

Mungkin ada yang aneh dengan judul tulisan yang saya buat kali ini, namun menurut saya judul kali ini tidaklah aneh melainkan (kemungkinan) masa depan. Mengapa demikian? Anda sudah mendengar tentang rencana penyerangan Korea Utara ke Korea Selatan? Apa duduk perkaranya? Siapa yang bermain di belakangnya? Siapa yang di untungkan atau di rugikan?

Pertanyaan-pertanyaan tadi akan coba saya kupas secara mendetail agar semua orang tahu tentang perang saudara Korea ini.

Kita mulai dari tahun 1945 saat kemenangan Amerika pada perang dunia 2, adapun peraturan bagi pemenang adalah mendapatkan harta kekayaan dari negara yang kalah, termasuk jajahannya. Di saat itu, Korea (kerajaan Korea) berada di bawah jajahan Jepang, dan kita pun tahu bila tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 Jepang telah hancur di terjang oleh bom atom di Nagasaki dan Hirosima. Oleh karena itu, Korea merupakan hak dari pemenang perang dunia 2.

Perang dunia 2 merupakan perang 3 ideologi, yaitu AXIS (Jerman, Italia, Jepang), Komunis (USSR – sekarang Rusia), dan Liberal (Amerika dan beberapa negara Eropa), kekalahan saat itu di terima oleh ideologi AXIS dan kemenangan berada di tangan Komunis dan Liberal, saat itu kedua belah pihak pun saling ‘menyerang’ satu sama lain memperebutkan harta rampasan dari negara-negara AXIS.

Untuk mengakhiri ‘peperangan’ tersebut, maka tepatnya pada bulan Juli sampai Agustus 1945 di adakan Konferensi Potsdam untuk membahas ‘bagi hasil’ (di sini Jerman di bagi menjadi 4 bagian kalau anda ingat). Dan pada saat yang sama, Kerjaan Korea pun di bagi menjadi 2 bagian, yaitu Korea Utara dan Korea Selatan. Korea Utara menjadi hak USSR dan Korea Selatan Menjadi hak Amerika.

Namun, sayangnya prinsip bagi hasil ini hanya di ketahui dan setujui oleh kedua belah pihak pemenang, Kerajaan Korea saat itu tidak tahu menahu tentang bagaimana nasibnya selepas kekalahan Jepang oleh Liberal.

5 tahun setelah pembagian Kerajaan Korea secara paksa menjadi 2 bagian, pihak utara (di pimpin oleh China dan Rusia) ingin menguasai bagian Korea Selatan, di sinilah titik awal yang kita namakan Perang Korea, yang hingga kini (2013) masih berlangsung.

Saat perang dingin, perang informasi sangatlah kencang, tidak peduli apakah informasi tersebut valid atau tidak (gosip, isu dan sebagainya). Di saat ini, Rusia dan China tahu betul bila informan Amerika bukanlah kurir sembarangan, oleh karena itu mereka pada:

  • 1 Oktober 1950, Stalin menyebarkan isu akan melakukan agresi kepada Korea Selatan
  • 5 Oktober 1950, Mao Zedong menyebarkan isu akan menaruh pasukannya di Korea Utara
  • 11 Oktober 1950, Isu tersebut di tanggapi serius oleh pihak Amerika, kedua belah pihak (Rusia, China dan Amerika) masing-masing menaruh pasukan udara dan darat di Korea Utara dan Selatan yang mana hal ini membuat suasana semakin keruh
  • 12 Oktober 1950, Mao Zedong meminta pasukan untuk mundur perlahan, hal ini pun dilakukan oleh Amerika

Rusia dan China berharap bila Amerika menyerang Korea Utara dahulu dengan alasan hukum perang. Siapa pun yang menyerang terlebih dahulu adalah penjahat perang, dan negara yang bertahan boleh menghalau atau menghancurkan negara penyerang. Hal ini lah yang ingin di capai oleh negara komunis, menghancurkan liberalisme sampai ke akar-akarnya.

Dan pada tahun 1950, bulan Juni, Korea utara dengan pasukan militer China benar-benar melakukan agresi ke Korea Selatan dengan jumlah tentara 231.000 tentara dengan misi ‘Membebaskan Tanah Air’, yang mana misi ini ditanggapi positif oleh warga Korea Selatan (terjadi pembelotan terhadap Amerika dan pembocoran informasi rahasia).

Misi penyerangan ini berlangsung sempurna tanpa cacat, Kaesong, Chuncheon, Uijeongbu, dan Ongjin jatuh ke tangan Korea Utara. Adapun kekuatan militer yang di gunakan saat itu adalah 274 Tank tempur, 150 Pesawat Tempur Yak, 110 Pesawat Bomber, 200 Artileri dan 35 Pesawat Mata-mata.

220px-Korean_war_1950-1953Adapun tentara lapis dua Korea Utara adalah 114 Pesawat tempur, 78 Pesawat bomber, 105 Tank tempur dan 30.000 pasukan darat.

Sementara pasukan Korea Selatan hanya terdiri dari 98.000 pasukan darat (65.000 pasukan utama, 33.000 pasukan lapis dua), tidak memiliki tank tempur, hanya memiliki 22 pesawat tempur, 12 pesawat pengangkut dan 10 pesawat Amerika yang berjaga. Saat kekalahan ini, banyak pasukan Korea Selatan yang membelot dan menyerah kepada Korea Utara.

Pada tanggal 24 Juni 1950, Tentara Korea Selatan di bawah komando Amerika melaksanakan agresi balas dendam atas kekalahan mereka sebelumnya. Namun sayang, teknologi Rusia kala itu jauh melebihi Amerika, tak ada satu pun peluru atau bom yang dapat menghentikan langkah tank tempur buatan rusia, alhasil 3.602 tentara gabungan Korea Selatan dan Amerika tewas dan 2.962 di tangkap (termasuk kepala militer Amerika saat itu, Mayor Jendral William F. Dean).

Tentu hal ini bukannya memperkuat posisi Amerika, namun memperpuruk. Pada September tahun 1950, Amerika hanya memiliki 10% luas wilayah Kerajaan Korea.

Adapun beberapa peperangan terjadi setelah itu, peperangan selanjutnya adalah intervensi PBB yang kala itu Amerika, Rusia dan Cina menjadi salah satu negara pemegang hak veto.

Peperangan terakhir (peperangan yang melibatkan Rusia, Cina, Amerika dan PBB) terjadi pada tahun 1954 di bulan Juli sampai November, pada peperangan ini sedikitnya 2.000.000 orang meninggal dari kedua belah pihak, dan wilayah Korea saat itu adalah seperti yang kita lihat sekarang (gencatan senjata dilakukan kala itu hingga kini).

Awal perang saudara ini sudah jelas merupakan berlandaskan kepentingan beberapa pihak semata. Namun, bagaimana sekarang? Perang yang sekarang terjadi merupakan perang teknologi dimana Korea Utara memiliki persenjataan rudal balistik yang cukup untuk meluluh lantahkan Amerika dalam sekejap.

Berikut adalah peta Korea saat ini (2013):

korea map

Di saat yang memanas sekarang ini, tentu kerugian berada di pihak Korea Selatan, mengapa? Coba perhatikan peta di atas, Korea Selatan di apit oleh beberapa negara komunis dengan persenjataan yang mumpuni, namun negara tetangga seperti Jepang, Filipina (base militer Amerika) kemungkinan tidak cukup tanggap dalam membantu bila seandainya Korea Selatan di serbu.

Berikut Jarak menuju Korea:

  • Amerika, Jarak dari Amerika menuju Korea adalah 10.531 KM
  • Rusia, Jarak dari Rusia menuju Korea hanyalah 142,83 KM
  • Cina, Jarak dari Cina menuju Korea hanyalah 121,37 KM
  • Vietnam, Jarak dari Vietnam menuju Korea hanyalah 2759 KM

Sedangkan, pesawat jet tempur sekelas Raptor (pesawat jet tempur andalan Amerika) hanya mampu terbang dengan kecepatan 2.410 KM/h atau membutuhkan sekitar 4,3 jam untuk sampai ke Korea.

Jadi bila kita kalkulasi singkat, bila seandainya vietnam mengintervensi datangnya bantuan menuju Korea dari Fillipina, dan Korea Utara yang mengirimkan serangan ke Fillipina (bom) hanya membutuhkan kurang dari 2 jam saja untuk melumpuhkan kekuatan Amerika di Asia Pasifik.

Dan sisa 2 jam lagi, dapat digunakan oleh tentara Korea Utara dan Cina (mungkin) untuk menduduki Korea Selatan, dan tepat saat pesawat Raptor milik Amerika tiba, Korea Selatan sudah jatuh ke tangan Korea Utara.

Sebelum anda senang, mari kita lihat kalkulasi kedua, yaitu bila seandainya Korea Utara tidak melakukan serangan bom ke Fillipina, melainkan langsung ke Amerika, maka dalam sekejap dunia dikuasai oleh kekuatan komunis.

Dari balik peperangan ini, bila seandainya Amerika dapat dikalahkan siapakah yang paling di untungkan? Apakah Korea Utara? Bukan! Melainkan China!

Mengapa demikian? Sudah tahu bila China kini hampir mengekspor barangnya ke seluruh penjuru dunia? Dari semua penjualannya itu, mata uang yang di gunakan adalah US Dollar, kini bila Amerika tiada, maka Yuan adalah mata uang yang akan di gunakan,  dan itu pun berarti dunia ekonomi berada di bawah tangan China.

Ya, sedari awal perang ini merupakan kepentingan beberapa pihak semata, kita tunggu saja apakah betul akan terjadi perang dunia ke tiga apa tidak. Yang jelas, saya yakin bila Indonesia tidak akan dapat berbuat banyak bila perang sudah terjadi.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s