Tips Melamar Pekerjaan

Hai semua!

Kali ini saya ingin membagikan sedikit tips dengan bahasa Indonesia, tips ini saya tujukan untuk anda yang baru saja lulus kuliah dan ingin melamar pekerjaan.

Lulus kuliah pada umumnya identik dengan pesta dan perayaan, kerja keras selama bersekolah mulai dari TK akhirnya selesai juga setelah anda resmi mendapatkan gelar sarjana. Berhasil melewati bangku perkuliahan bukan berarti perjalanan anda selesai di situ, namun masih ada jalanan panjang yang harus anda lewati.

Ya, itulah pekerjaan. Ilmu yang anda dapatkan dari bangku perkuliahan kini dipertaruhkan semuanya untuk mencari nafkah.  Bagi sebagian orang, mencari pekerjaan itu adalah moment dimana anda harus beradu dengan orang lain mengingat bukan hanya anda saja yang ingin mendapatkan pekerjaan.

Coba anda renungkan ini: dari tempat anda dinyatakan lulus dahulu ada berapa banyak orang yang diwisuda bersamaan dengan anda? Lalu ada berapa Universitas dan lembaga pendidikan (seperti LP3I dan sebagainya) yang ada di kota anda? Saat ini, bisa dikatakan bila anda hanyalah 1 (satu) dari sekian ribu lulusan yang siap untuk melamar pekerjaan di tahun ini.

Bila anda membaca tulisan saya di atas, saya mengatakan bila anda harus bertaruh. Bertaruh seperti apa maksudnya? Bukankah bertaruh itu dilarang dalam ajaran agama manapun?

Bertaruh disini tidak bisa disamakan dengan bertaruh sabung ayam, bertaruh bola, dll, anda harus bertaruh dengan kemampuan formal dan informal yang anda miliki dengan ribuan pelamar kerja lainnya. Apa itu kemampuan formal dan informal?

Kemampuan Formal

Kemampuan ini anda dapatkan melalui kegiatan formal seperti pelatihan, seminar, sekolah, kuliah dan sebagainya.

Bila anda menganggap semakin banyak kemampuan formal yang anda miliki maka akan semakin besar peluang mendapatkan kerja, maaf anda salah besar!

Di jaman yang semakin maju ini, ada beberapa faktor yang mempengaruhi keberuntungan anda dalam bertaruh mendapatkan pekerjaan:

  1. Almamater

    Bila anda seorang pemilik perusahaan, mana yang ingin anda pekerjakan: seorang lulusan teknik dari ITB atau seorang lulusan teknik Universitas Baru Muncul? Dilihat dari namanya saja anda harus berpikir keras untuk mengira-ngira dimana letak Universitas Baru Muncul ini, bagaimana kualitas lulusannya, dll.

    Intinya, perusahaan harus mengeluarkan dana dan waktu lebih untuk sekedar mengetahui background almamater anda. Jadi bila anda berkuliah di universitas kurang terkenal, mohon maaf bila peluang anda untuk masuk ke perusahaan besar, multi nasional dan asing sudah berkurang menjadi 50% saja

  2. Jurusan

    Berikutnya adalah jurusan perkuliahan anda. Apakah anda pernah mendengar bila seseorang lulusan teknik tiba-tiba bekerja di bidang ekonomi? Atau mungkin sebaliknya?

    Jurusan saat ini tidak lagi memegang peranan krusial, asal anda bisa melakukan dan membuktikannya (dari wawancara dan sebagainya). Perusahaan besar pasti ingin langsung memanen hasil kerja anda tanpa mau mengeluarkan dana dan waktu lebih untuk mendidik anda dari 0.

    Perlu diingat bila tidak selamanya seorang lulusan teknik informatika belum tentu bisa mengendalikan komputer dan sebagainya. Sekalipun anda bukan lulusan teknik informatika namun bisa memberikan lebih dari mereka, anda memiliki peluang 20% lebih tinggi untuk diterima.

Jadi kalau saya lulus dari 4 universitas dengan 3 gelar sarjana dan 1 gelar magister, apakah peluang saya lebih besar dari pesaing lainnya yang seumuran dengan saya?

Jawabannya belum tentu. Apakah anda pernah mendengar over qualified? Itu adalah sebuah kejadian dimana skill formal anda sangat tinggi dan perusahaan tidak bisa memberikan gaji yang setimpal dengan kemampuan anda tersebut. Anda bisa membaca lebih lengkap tentang ini di tautan berikut.

Kemampuan Informal

Kemampuan ini bisa dikatakan datang begitu saja tanpa mengikuti sebuah pelatihan tertentu, atau bisa dikatakan datang dengan niatan dari anda sendiri.

Apakah saat anda masuk kuliah atau SMA dahulu anda diajarkan tentang cara memegang mouse, menyalakan komputer, mencetak dengan printer dan sebagainya? Tentu tidak, anda secara tidak langsung mengetahui caranya dari keseharian dan rasa penasaran anda.

Itulah yang disebut kemampuan informal. Kemampuan ini perannya sangat kritikal karena inilah yang menjadikan anda unik bila dibandingkan dengan pesaing lainnya.

Bisa jadi anda lulusan universitas kurang terkenal, tapi dengan kemampuan informal yang mumpuni anda bisa bernilai lebih di mata HRD dibandingkan dengan lulusan ITB dan sebagainya.

Melamar Pekerjaan

Oke, sekarang kita akan masuk ke dalam inti utama dari artikel kali ini, melamar pekerjaan.

Melamar seorang putri kerajaan yang cantik jelita dan memiliki banyak harta tentu akan berbeda dengan melamar seorang wanita biasa tanpa kekayaan melimpah. Hal ini pun berlaku dengan melamar pekerjaan, semakin besar dan tenar suatu perusahaan maka akan semakin besar tantangannya.

Saya disini tidak berbicara tentang melamar untuk pekerjaan kelas buruh atau teknisi, melainkan melamar untuk kelas staff ke atas dimana pertarungan akan lebih sengit.

Buat kamu yang belum tahu tentang tahapan seleksinya, berikut sedikit info dan ulasannya:

  1. Tes Psikologi

    Tes ini merupakan awalan dari rumitnya sebuah proses melamar pekerjaan. Anda bersama ratusan pelamar lainnnya akan mendapatkan jadwal yang berbeda (tes ini biasanya eksklusif, artinya bakal ada beberapa gelombang tes) dan pengumuman tentang diterima atau tidak akan hadir setelah semua kontestan/pelamar selesai mengikuti proses ini.

    Berhubungan dengan tes psikologi, ada beberapa jenis tes yang umumnya digunakan oleh para HRD dalam menyaring pelamar yang banyak jumlahnya: menggambar orang atau pohon (lebih sering menggambar pohon), pauli test (menghitung cepat) dan wartegg test. 

    Tidak ada salahnya anda melatih diri dengan melakukan test tersebut dirumah, gunakan stopwatch untuk memantau seberapa cepat anda menyelesaikan semua test tersebut.

    Untuk menggambar orang/pohon waktunya sangat sedikit, biasanya sekitar 3 sampai 5 menit, untuk wartegg test waktunya 10 sampai 15 menit. Dan untuk pauli test waktunya agak lama sekitar 30 menit namun memiliki beberapa lap untuk mengukur tingkat konsentrasi anda.

    Umumnya setengah dari pelamar gagal dalam tahap ini karena kehabisan ide saat wartegg test dan juga gagal saat tes pauli.

  2. Tes Bahasa Inggris

    Di perusahaan besar, nilai TOEFL anda sangat berarti karena bisa jadi kelak anda diharuskan untuk bernegosiasi atau bekerja dengan orang asing.

    Di beberapa kasus, tes TOEFL ini dijadikan satu dengan test psikologi sehingga memakan waktu seharian penuh. Cukup melelahkan saya akui.

    Tidak ada kunci jawaban atau kisi-kisi tentang test ini. Yang anda harus lakukan adalah membuka kembali buku pelajaran bahasa Inggris sewaktu SMA dahulu atau mengikuti kelas TOEFL (agak mahal harganya).

  3. Interview HRD

    Dari sekian ratus saat mengikuti test psikologi, di tahap ini anda hanya akan melihat sekitar kurang dari 50 peserta. Cukup ganas kan 2 tahapan sebelumnya?

    Di tahapan ini anda akan ditanya secara langsung oleh HRD perusahaan tersebut. Ada kasus juga dimana interview ini melibatkan beberapa orang psikolog untuk menilai anda secara detail, mulai dari tingkah laku, ekspresi, kesiapan, gaya bicara dan sebagainya.

    Ada sedikit tips yang mungkin akan membantu anda untuk melewati tahapan ini:
    – Coba kumpulkan beberapa pertanyaan interview HRD (bisa di Google) lalu jawab pertanyaan tersebut di selembar kertas. Ucapkan jawaban tersebut berulang-ulang di hadapan cermin untuk melatih kesiapan anda nantinya bila pertanyaan yang sama keluar
    – Istirahat yang cukup
    – Biasakan menatap mata lawan bicara karena nanti saat interview ini berlangsung, tatapan mata si HRD akan cukup melelahkan
    – Gunakan baju berwarna cool (biru muda, coklat muda, dsb). Hindari warna ceria seperti merah, kuning, dll dan juga warna mati seperti hitam dan sebagainya
    – Bila anda pria, jangan menggunakan dasi bila para staff disana tidak menggunakan dasi. Dan untuk wanita, hindari menggunakan bros, ikatan rambut yang tinggi, dsb (jangan berlebihan dandan)

  4. Interview User

    Ini adalah tahapan selanjutnya. Pesaing anda kini hanya tinggal kurang dari 20 orang saja, dan interview ini cukup membakar emosi karena pertanyaan yang diajukan akan mengarah ke teknikal dan pewawancara anda adalah orang yang akan menjadi atasan anda nantinya (manager).

    Persiapan yang harus anda lakukan sama dengan interview HRD di atas, hanya saja kali ini ingat dalam hati jangan terlalu ngotot dan jangan terlalu merendah.

    Di beberapa kasus anda akan di interview oleh beberapa orang sekaligus dalam satu ruangan. Ada juga kasus dimana anda bersama beberapa pelamar lainnya akan diminta untuk berdiskusi seputar satu masalah lalu anda akan diminta untuk mempresentasikan jawabannya.

    Ada beberapa ‘jebakan batman’ pada tahapan ini:
    – Jebakan datang jam 9. Pada umumnya anda diminta untuk datang jam 9, tapi apakah itu betul? Saya pernah mengalami hal ini dan untungnya saya datang tepat pukul 8 dan acara interview sudah dilaksanakan, dan untuk pelamar lainnya saya tidak tahu bagaimana nasib mereka.

    Datang sebelum waktu mulainya adalah krusial pada tahapan ini

    – Sok jago. Bila anda mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dengan beberapa pelamar lainnya, jangan terlalu sombong dengan kemampuan analisa anda, bisa jadi si manager kehilangan hasrat untuk mempekerjakan anda

  5. Interview BOD/Tes Medis

    Tahapan ini berbeda di beberapa perusahaan besar. Ada yang menyatakan lulus setelah anda melewati interview HRD dan langsung mengikuti tes medis, ada juga yang mengharuskan anda mengikuti interview BOD.

    Interview BOD sifatnya lebih rileks karena anda akan ‘dijamu’ oleh si bos besar perusahaan ini. Intinya sekedar ramah tamah dan si bos ingin mengetahui sifat anda. Bila si bos tidak suka dengan anda, bisa saja usaha anda selama ini gagal.

    Tidak ada tips khusus untuk interview ini. Namun sebisa mungkin pelajari table manner karena biasanya  akan ada jamuan makan bersama si bos besar.

    Sedangkan untuk tes medis, pastikan bila anda tidak memiliki penyakit seperti gula darah, darah tinggi, kolestrol, dsb. Bila anda memilikinya, semua usaha anda akan gagal

Kira-kira itulah tahapan dan persiapan yang harus anda lakukan sebelum memulai melamar pekerjaan. Selamat mencari pekerjaan bagi anda yang baru lulus, atau mungkin anda juga yang ingin mendapatkan suasana baru dalam bekerja.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s